Skip to main content

 

PENGANTAR ANIMASI DAN DESAIN GRAFIS

MENGANALISA PRINSIP-PRINSIP DESAIN GRAFIS PADA WEBSITE

 

 

 

 



 

 

 

 

Nama : Rihadatul Aisy

NPM : 16118171

Kelas : 3KA15

 

 

UNIVERSITAS GUNADARMA

ATA 2020 / 2021




Menganalisa Prinsip Design Grafis pada Website “BAAK Universitas Gunadarma”



Prinsip Desain Grafis dapat dijabarkan menjadi 4 bagian, diantaranya adalah prinsip Penekanan atau Emphasis, prinsip Pengulangan, prinsip Ritme atau Irama, dan prinsip Keseimbangan. Website yang digunakan dalam analisa ini adalah website BAAK Universitas Gunadarma. Website ini digunakan dalam penyampaian informasi untuk mahasiswa Universitas Gunadarma. Informasi yang tersedia dalam website BAAK adalah informasi seperti kalender akademik, jadwal mata kuliah, jadwal UTS, hingga informasi pendaftaran sidang sarjana.

Prinsip Desain Grafis yang pertama adalah prinsip penekanan atau emphasis. Prinsip ini memberikan satu fokus tertentu terhadap suatu elemen tertentu dalam website. Pada website ini penekanan ditujukan pada kalender akademik dan jadwal kuliah yang diberikan warna merah, dapat dilihat pada gambar 1.1 dan gambar 1.2.

Gambar 1.1

 

Gambar 1.2

 

Prinsip yang kedua adalah pengulangan, yaitu prinsip yang menghubungkan berbagai elemen yang berbeda agar dapat terlihat teratur dan konsisten. Pada website ini prinsip pengulangan yang digunakan adalah pada bagian kiri dari website, yaitu bagian “info update” yang ditampilkan dalam bentuk hyperlink. Elemen tersebut menuju ke halaman yang berbeda namun ditampilkan dalam bentuk yang teratur sebagai hyperlink seperti terlihat pada gambar 1.3.

Gambar 1.3

 

Prinsip yang ketiga adalah ritme atau irama, yaitu prinsip dimana suatu objek melakukan gerak yang teratur dan terus menerus. Pada website ini objek yang memiliki ritme adalah bagian informasi berjalan yang terletak pada bagian atas setelah header. Pada gambar 1.2 dapat dilihat informasi berjalan tersebut memiliki pergerakan dari kanan ke kiri dan bergerak secara teratur dan terus menerus.

Gambar 1.4

 

Prinsip yang terakhir adalah prinsip keseimbangan. Website ini memiliki tipe keseimbangana asimetris, dimana cara mengetahuinya adalah penempatan hyperlink, header, judul, dan bagian-bagian lainnya memiliki penempatan yang tidak rata kanan-kiri. Namun kelebihan dari tipe keseimbangan asimetris adalah website terlihat menjadi dinamis dan fleksibel.

 

 

 

 

 

 

Sumber :

https://baak.gunadarma.ac.id/

https://www.identips.com/prinsip-prinsip-dasar-desain-grafis

https://markey.id/blog/development/7-prinsip-desain-grafis

https://kuliahdesain.com/perbedaan-desain-simetris-dan-asimetris/#:~:text=Pengertian%20dari%20desain%20asimetris%20adalah,yang%20sama%20satu%20dengan%20lainnya.